Ngaji Psikologi: HUKUM KONSEKUENSI
Sahabatku yang powerful, apa kabar bahagia Anda hari ini?
Tahukah Anda mengapa orang bisa hidup kaya?
Tahukah Anda mengapa orang bisa hidup miskin?
Akan ada banyak jawaban atas dua pertanyaan tersebut.
Berdasarkan hukum konsekuensi: Orang menjadi kaya karena banyak menerima karunia.
Sebagai balasan atas pemberian yang telah dilakukannya.
Orang kaya menjadi penyebab atas kehidupan orang lain. Artinya ia proaktif memberi terlebih dulu.
Menyediakan produk atau jasa.
Yang bisa memenuhi kebutuhan hidup banyak orang. Yang bisa menyelesaikan masalah hidup banyak orang. Sebagai akibatnya ia akan menerima banyak bayaran.
Baik berupa uang, penghargaan, penghormatan, maupun dukungan.
Banyak orang yang tertarik untuk bekerja sama dengannya.
Sebaliknya orang miskin adalah orang yang pasif. Mereka mengharapkan bantuan dari orang lain.
Menggantungkan nasib mereka pada belas kasih orang lain.
Merasa berhak menerima apa yang mereka butuhkan.
Tanpa harus memberi terlebih dulu.
Akibatnnya mereka tidak menerima apa pun.
Karena hanya mengharap diberi tapi tidak mau memberi terlebih dulu.
Itulah mengapa orang pasif hidup miskin. Karena mereka mengalami banyak kehilangan.
Sebagai konsekuensi dari pengambilan yang telah sering dilakukannya.
Apakah dalam kehidupan ini Anda banyak memberi atau mengambil?
Salam powerful!
BESARNYA KEKAYAAN ADALAH CERMINAN DARI KUANTITAS DAN KUALITAS PEMBERIAN ANDA. SATU-SATUNYA CARA UNTUK MENINGKATKAN KEKAYAAN HIDUP ADALAH DENGAN MENAMBAH KUANTITAS DAN MENINGKATKAN KUALITAS PEMBERIAN ANDA KEPADA KEHIDUPAN. ©️KyaiPamungkas.
TERLALU LELAH HADAPI MASALAH?
Anda tidak harus kuat sendirian.
Jika semuanya terasa berat, mungkin ini saatnya berhenti sejenak… dan mulai menata arah.
Kami siap mendampingi Anda.
PEGURON SAPUJAGAD 1
(Kyai Pamungkas)
Jl. Raya Condet, Gang Kweni No.31, RT 01/RW 03, Balekambang, Kramat Jati, Jakarta Timur 13530
☎️ 0812-1314-5001
PEGURON SAPUJAGAD 2
(Aby Marnos)
Jl. Raya Gudo No. 50, RT 05/RW 03, Gudo, Jombang, Jawa Timur 61453
☎️ 0857-8008-0098
