Cerita

Batu Bertuah: Batu Biduri, Batu Mata & Batu Intan

Batu adalah benda yang merupakan ciptaan Tuhan yang memiliki jiwa dan bentuk fisik yang beraneka ragam. Dalam dunia spiritual, batu tertentu dipercaya mempunyai kekuatan gaib yang dapat dimanfaatkan.

Batu bertuah mempunyai banyak klasifikasi dilihat dari fungsi, kemmapuan dan asalnya. Dari sekian kekuatan yang tersimpan dalam batu dapat pula diklasifikasikan menurut tingkat kekuatannya.

Batu Biduri

Batu biduri adalah termasuk batu mulia tetapi keunggulan batu biduri masih berada jauh dibawah batu merah delima. Batu ini memiliki keindahan warna yang bening yaitu jika berwarna merah, maka warna tersebut akan menampilkan corak yang lembut dan indah.

Batu biduri berasal dari daratan Arab. Batu ini memiliki kekerasan yang cukup tinggi. Keaslian dari batu ini dapat dilihat manakala batu ini digosokkan pada bidang kasar, maka tidak tergores.

Batu biduri memiliki bermacam- macam jenis. Seperti biduri laut, biduri bulan dan lainnya.

Batu Mata

Batu mata bisa berupa berbagai mata. Mata disini adalah mata. Jadi batu mata adalah batu yang mempunyai bentuk seperti mata hewan. Bentuk mata yang biasa ditemui adalah mata kucing, ikan, dan hewan buas lainnya.

Batu mata memiliki keunikan yang menyerupai mata hewan sebenarnya. Dan batu ini biasa berbentuk bola kecil seperti mata cincin (akik). Manfaat dari  batu ini biasanya tidak diperhatikan, hanya saja karena uniknya bentuk yang ditampilkan dari batu ini, maka batu ini menjadi buruan kolektor.

Batu Intan

Batu ini dalam bahasa jawa dikenal dengan istilah inten. Batu jenis ini mempunyai kekerasan yang sangat tinggi. Bahkan baja masih bisa tergores dengan batu intan.

Batu ini mempunyai warna putih kelabu dan mempunyai bentuk yang bermacam- macam.  Batu ini biasa digunakan untuk susuk. Dipercaya susuk dengan batu ini akan membuat kebal, anti daya negatif dan mampu menarik perhatian orang lain. Namun adakalanya susuk yang  terpasang jika tidak diambil, maka saat meninggal maka tubuhnya tidak membusuk.

Batu ini sebenarnya berbahaya jika dipakai sebagai susuk meskipun tidak akan berkarat. Jika susuk tidak diketahui oleh orang lain selain dirinya, maka pada saat mati menjadi satu penghalang terurainya tubuh di tanah

Related posts

Ilmu Gendam Asmara, Silahkan Diamalkan

Peguron Sapujagad

Ilmu Pengasih As Sajdah, Silahkan Diamalkan

Peguron Sapujagad

Kedahsyatan Buluh Perindu

Peguron Sapujagad
Telepon
Whatsapp