Ngaji Psikologi Bersama Kyai Pamungkas: TIGA SUMBER NAFKAH
Sahabat yang powerful.
Hampir separuh hidup kita digunakan untuk mencari nafkah.
Kita semua bekerja keras untuk mendapatkan kesejahteraan.
Namun mengapa banyak yang miskin, sedikit yang sejahtera, dan hanya segelintir yang kaya?
Mengapa bisa terjadi demikian?
Mari kita tengok apa yang menjadi sumber nafkah mereka.
Saya merumuskan tiga cara dalam menafkahi keluarga, yaitu:
Pertama, menadah hujan.
Mudah bagi Anda untuk mendapatkan air di musim hujan.
Sult bagi Anda untuk memperolehnya di musim kemarau.
Karena Anda bergantung pada musim.
Artinya, jika Anda mengandalkan faktor luar (perusahaan, instansi) sebagai sumber nafkah keluarga.
Kesejahteraan Anda ada di tangan perusahaan atau instansi tempat Anda bekerja.
Sebab Anda bekerja untuk orang lain (perusahaan atau instansi).
Mereka yang menadah hujan dalam menafkahi keluarga adalah:
Buruh, karyawan, dan pegawai negeri.
Kedua, membangun kolam. Dengan membangun kolam Anda bisa menyimpan air.
Sehingga ketika musim kemarau tiba, Anda punya stok cukup.
Akan tetapi, Anda harus rajin untuk mengisinya.
Artinya, sumber nafkah Anda bersumber dari diri Anda sendiri.
Anda bekerja untuk diri Anda sendiri.
Orang-orang membayar ke Anda atas layanan yang Anda berikan.
Namun, Anda harus terus bekerja untuk menjaga kolam finansial Anda terus terisi.
Mereka yang mambangun kolam dalam menafkahi keluarga adalah:
Para profesional seperti notaris, akuntan, dokter, dan pengacara.
Ketiga, membangun sumur. Sumur adalah sumber air.
la mampu mengeluarkan air sendiri.
Dengan membangun sumur, Anda akan memiliki sumber air sendiri.
Artinya, Anda yang menafkahi keluarga dengan membangun aset.
Sebab aset adalah sumber pendapatan yang terus mengalir meski tanpa kerja.
Mereka yang menafkahi keluarga dengan membangun sumur adalah:
Pemilik perusahaan bersistem korporasi, franchise, atau perusahaan jaringan.
Penulis karya: buku, lagu, atau film best selling. Pemilik lisensi, hak cipta, merk, atau paten. Pemegang saham perusahaan go public.
Mereka yang kaya pendapatannya bersumber dari aset.
SAMA-SAMA BEKERJA NAMUN BEDA PENDAPATAN. BANYAK YANG MISKIN, SEDIKIT YANG SEJAHTERA DAN HANYA SEGELINTIR YANG KAYA. MENGAPA? KARENA BERBEDA SUMBER PENDAPATANNYA. MEREKA YANG KAYA PENDAPATANNYA BERSUMBER DARI ASET. ©️KyaiPamungkas.
TERLALU LELAH HADAPI MASALAH?
Anda tidak harus kuat sendirian.
Jika semuanya terasa berat, mungkin ini saatnya berhenti sejenak… dan mulai menata arah.
Kami siap mendampingi Anda.
PEGURON SAPUJAGAD 1
(Kyai Pamungkas)
Jl. Raya Condet, Gang Kweni No.31, RT 01/RW 03, Balekambang, Kramat Jati, Jakarta Timur 13530
☎️ 0812-1314-5001
PEGURON SAPUJAGAD 2
(Aby Marnos)
Jl. Raya Gudo No. 50, RT 05/RW 03, Gudo, Jombang, Jawa Timur 61453
☎️ 0857-8008-0098
