Kisah Mistis

Kisah Mistis: KEHIDUPAN DI MARS

Kisah Mistis: KEHIDUPAN DI MARS

Misi umat manusia ke planet Mars telah dimulai sejak akhir dasawarsa 1960-an. Wahana angkasa pertama yang mendekati permukaan Mars adalah Mariner 6 dan 7 pada tahun 1969. Kedua pesawat itu bertugas menyelidiki partikel jonosfer planet Mars. Didapat informasi bahwa gelombang pendek (microwave) mungkin dapat menembus lapisan tersebut.

 

Tahun 1976, dua wahana pendarat Viking melaporkan bahwa atmosfer Mars mengandung sejumlah besar gas karbondioksida (CO3) yang memungkinkan bahan bakar roket bisa diisikan di udara planet Mars, sehingga perjalanan ke planet Mars menjadi lebih mudah daripada ke bulan.

 

Lalu, pada tahun 1980-an penelitian atas. meteorit-meteorit yang menghantam Mars menyimpulkan bahwa tanah di planet itu mengandung sejumlah fifsum bahan pembuat baja yaitu dengan menambahkan air dan debu berkadar baja tinggi dari Mars.

 

Salah satu laporan hasil pantauan di planet Mars menunjukkan terdapat sebuah gunung berapi yang menjulang tinggi kira-kira 22.800 meter tingginya dari permukaan Mars. Kawahnya-bergaris tengah 13 kilometer. Gunung beserta kawahnya itu kemudian diberi nama Olympus Mons.

 

Selanjutnya, menurut para pakar gunung-gunung di Mars ditumbuhi hutan lebat. Hal ini mengingatkan kembali kejadian berjuta-juta tahun yang lalu, ternyata di planet Mars dianggap sama kejadiannya seperti bumi, sehingga dapat diperkirakan bahwa dengan gunung-gunung yang subur ini dimungkinkan hidupnya sesuatu makhluk.

 

Tetapi apakah mungkin ada makhluk lainnya serupa manusia seperti di bumi? Inilah teka-teki yang belum ditemukan jawabnya.

 

Tentang dugaan adanya bukti-bukti kehidupan di planet Mars, salah seorang ilmuwan NASA Dr. David McKay melaporkan bahwa pada tanggal 16 Agustus 1996 telah didapatkan informasi terbaru dari hasil penelitiannya terhadap planet Mars.

 

Dalam hubungannya dengan komponen prasyarat kelangsungan suatu bentuk kehidupan, data yang membesarkan hati juga diketemukan walau masih spekulatif. Misalnya, diketahui bahwa ukuran Mars adalah setengah besar bumi dengan dua kutub esnya, juga berselimutkan 90 persen atmosfir dengan pelapis gas CO). Maka bila CO) ini bereaksi dengan hidrogen tentu saja gas metana bisa diproduksi secara besar-besaran termasuk air (H20) sebagai salah satu unsur penting dalam berlangsungnya kehidupan. NASA meramalkan manusia bisa pindah ke Mars. Wallahu a’lam bissawab. ©️KyaiPamungkas.

Gray Box Text
Paranormal Terbaik Indonesia

TERLALU LELAH HADAPI MASALAH?


Anda tidak harus kuat sendirian.
Jika semuanya terasa berat, mungkin ini saatnya berhenti sejenak… dan mulai menata arah.
Kami siap mendampingi Anda.

PEGURON SAPUJAGAD 1
(Kyai Pamungkas)
Jl. Raya Condet, Gang Kweni No.31, RT 01/RW 03, Balekambang, Kramat Jati, Jakarta Timur 13530
☎️ 0812-1314-5001

PEGURON SAPUJAGAD 2
(Aby Marnos)
Jl. Raya Gudo No. 50, RT 05/RW 03, Gudo, Jombang, Jawa Timur 61453
☎️ 0857-8008-0098

Related posts

TPU PONDOK RANGON: DI ANTARA NISAN YANG TAK PERNAH BENAR-BENAR SUNYI

Kyai Pamungkas

Panggonan Wingit: GEDUNG SARINAH THAMRIN, JAKARTA PUSAT

Kyai Pamungkas

STRIGOI: BAYANGAN ABADI DARI ROMANIA

Kyai Pamungkas
error: Content is protected !!