Cerita

Kyai Pamungkas: Mistis di Dunia Malam (1)

MISTIS DI DUNIA PSK (1)

Penggunaan kekuatan supramistik dalam aktivitas seksual bukan barang baru. Sejak jaman baheula, baik laki laki maupun perempuan, sudah memakai hal hal yang bersifat mistis baik dalam bentuk benda maupun mantra, untuk menambah vitalitas. Pemakaian “alat bantu” tersebut juga bukan hanya dikenal di bumi nusantara, namun juga di belahan bumi lainnya. Sejak bangsa Lemuria yang hidup sekitar periode 75000 SM, bangsa Mesir, bangsa Maya di Yucatan hingga nenek moyang bangsa China, sudah dikenal adanya kekuatan mistis dalam kehidupan seksualitas mereka.

Berbagai suku bangsa di Indonesia pun mengenal obat-obatan atau benda berbalut mistis yang diyakini dapat menambah kekuatan seks, mengencangkan alat vital baik laki laki maupun perempuan, hingga fantasi lain. Obat-obatan maupun benda-benda tersebut ramai diperdagangkan meski pembelinya cenderung tertutup. Bahkan dalam banyak kasus, pasangannya pun tidak mengetahui penggunaan hal-hal semacam itu.

Kondisi yang sama terjadi dalam bisnis seks. Dipastikan para pekerja seks komersial (PSK) memakai benda-benda yang diyakini bertuah. Fungsinya macam-macam, termasuk untuk penglaris, pemikat laki-laki pelanggannya. Mereka memperolehnya dari paranormal maupun dukun-dukun kampung yang memang menyediakan benda-benda semacam itu. Menurut para PSK, mereka jauh lebih percaya diri jika memakai benda benda berbalut mistik.

Dari pengakuan ahli supramistik, ternyata benda benda yang sering dipakai dalam bisnis esek esek bernilai jutaan rupiah. Jika awalnya maharnya sekedar pembeli rokok terutama jika mendapatkannya dari dukun kampung, jika telah menjelma menjadi bisnis tersendiri yang sangat menggiurkan. Hukum dagang dimana semakin banyak permintaan maka akan semakin tinggi pula harganya, berlaku juga dalam bisnis ini. Mereka beralasan, di samping susah mendapatkannya karena memerlukan ritual khusus, juga karena akan mendatangkan keuntungan berlipat lipat bagi pemakainya.

“Jika tidak memakai jimat saya, paling paling sehari dia mendapat 1-2 tamu. Tapi setelah memakai jimat saya, sehari dia bisa mendapat 10-20 tamu. Wajar saja kalau harga (jimatnya) mahal,” cetus salah satu client pelaku supramistik Kyai Pamungkas di daerah Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Sebagaimana khasiat sebuah obat yang hanya bisa menyembuhkan satu penyakit tertentu (sehingga orang yang sakit kepala tidak akan sembuh dengan minum obat cacing) maka benda benda berkhasiat dalam bisnis esek esek ini pun bermacam-macam tergantung fungsinya. Ajian untuk penarik tamu, penglaris, tentu beda dengan ajian untuk mengencangkan alat vital. Demikian juga ajian untuk membuat badan tetap wangi berbeda dengan jimat untuk membangkitkan aura diri. Itu sebabnya, satu orang kadang memiliki benda-benda bertuah itu hingga 5 buah. Mereka menyimpannya dalam tas kecil yang selalu dibawa.

Tentunya penggunaan benda benda mistik tersebut harus dibarengi dengan kepercayaan diri dan keyakinan tinggi. Tanpa itu semua, ajian apapun yang dipegangnya menjadi tidak berarti.

Bagi laki-laki hidung belang, tidak ada kata pantangan jika sudah kesengsem pada para perempuan pekerja seks komersial (PSK). Demikian juga bagi tante-tante yang suka berburu laki-laki pemuas nafsu alias gigolo. Apa saja akan mereka lakukan, termasuk membayarnya dengan harga selangit. Mereka tidak sadar, ketertarikan itu karena pengaruh aji-aji mistik yang dipakai para penjaja seks tersebut.

Ya, para pekerja seks baik perempuan maupun laki-laki selalu membekali dirinya dengan bermacam-macam ajian mistik untuk meningkatkan daya pikat dan kemampuan seksualitasnya. Mereka menyadari tingginya persaingan dalam bisnis itu sehingga mereka harus membungkus dirinya dengan bantuan kekuatan mistik agar tetap bisa eksis di dunia yang menawarkan kenikmatan surga dunia tersebut. @Kyai Pamungkas 085746468080

Related posts

Kyai Pamungkas: Cara Atasi Sial dan Apes di Kehidupan

Kyai Pamungkas

Ijazah Kyai Pamungkas: Pagar dari Santet, Silahkan Diamalkan

Kyai Pamungkas

Kyai Pamungkas: Mistis di Dunia Malam (2)

Kyai Pamungkas