Kisah Kyai Pamungkas: NGILMU KEPERKASAAN, BIKIN SI KAKEK TUA LUPA DARATAN
Dengan Aji Warak Waja keperkasaan kakek sampun yang berusia 85 tahun memang sulit dikendalikan. Tragisnya, kakek ompong bercucu delapan ini memperkosa nenek peot…
Kekuatan magis Aji Warak Waja memang luar biasa. Terbukti, dengan ajian pendongkrak nafsu birahi kaum pria ini, kemampuan dan daya tahan seks seorang kakek berusia lanjut masih tetap prima. Kisah inilah yang dilakoni kakek Wiro Suwarto alias Sampun yang berumur 85 tahun. Kamis dua pekan silam, dengan mengendap-endap ia mendatangi rumah nenek Semu, 79 tahun, di Desa Gemblekan, Kecamatan Kalikotes, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
Nampaknya, kakek bercucu delapan ini sudah tahu persis aktifitas dan rutinitas keseharian nenek Semu. Itulah sebabnya, karena tak menemukan orang yang dia cari-cari di halaman depan maupun di dalam rumah, kakek Sampun bergegas masuk ke dapur di belakang rumah Mbok Semu.
“Kok sepi, suamimu pergi ke mana?” begitulah kira-kira sapa kakek yang kesehariannya disapa Mbah Warto ini. Tentu dengan maksud ngecek keberadaan kakek Pawiro alias Jlitheng, 80 tahun, suami nenek Semu.
Mengetahui kedatangan teman akrab suaminya, nenek Semu yang saat itu sibuk memasak di depan tungku tak segera beranjak dari tempat duduknya. Setelah memalingkan muka dan mengetahui keberadaan kakek Pawiro di dekatnya, dia baru menjawab, “Tidak ada di rumah. Suamiku beli tembakau ke pasar Gentongan.”
Itulah awal peristiwa unik sekaligus memalukan itu. Kepada penulis kakek yang mengaku memiliki dan menguasai tiga ajian pendongkrak keperkasaan pria ini merasa hati nuraninya telah dikendalikan nafsu birahi. Menurutnya, sejak dari rumah dirinya telah berniat membuktikan kesaktian Aji Warak Waja.
“Mengetahui nenek Semu di rumah sendirian keinginan ngesexs-ku kian menggelegak dan memuncak hingga ubun-ubun,” cerita kakek Sampun. Karena tak mampu lagi menahan nafsunya, kakek berusia senja ini bergegas memeluk nenek Semu yang telah berdiri dari tempat duduknya.
Nenek Semu, wanita renta yang kulitnya telah mengeriput ini, tidak menduga sama sekali akan dijadikan “kelinci percobaan” Ajian Warak Waja. Karena disergap dan tiba-tiba dipeluk dari belakang, dia mengaku sangat terkejut hingga jantungnya serasa akan copot.
Lebih membuat degup jatungnya nyaris berhenti, disaat ia belum tersadar dari keterkejutannya, lelaki gaek yang masih memiliki istri syah tadi, telah membopong tubuh nenek Semu dan membawanya masuk ke dalam rumah. Sesampai di rumah yang bangunannya terpisah dan berada di depan dapur, kakek Sampun bergegas masuk ke kamar tidur si empunya rumah.
Hingga saat itu, nenek Semu mengaku belum tahu maksud dan tujuan si kakek. Setelah tubuhnya direbahkan di atas tempat tidur dan lelaki yang bukan suaminya tadi berusaha menelanjangi seluruh pakaiannya, nenek Semu baru sadar dirinya akan dijadikan pelampiasan nafsu birahi. Spontan, wanita renta ini meronta dan menjerit sekuat tenaga, Tapi, perlawanannya sia-sia, sebab kakek Sampun sungguh perkasa.
Setelah berhasil menyingkapkan kain kebaya nenek Semu, bagai srigala kelaparan, kakek Sampun menerkam tubuh renta itu. Kejadian selanjutnya, nenek Semu benar-benar menjadi alat pemuas birahi. Sulit dibayangkan bagaimana kedua tubuh renta itu saling menekan dan menghentak.
Sementara itu, sepulang dari pasar Gentongan, kekek Wiryo Pawiro, suami nenek Semu, sempat merasa was-was dan curiga. Sebab, api tungku di dalam dapur masih menyala dan membara, tapi kenapa isterinya tidak berada di dapur. Semula kakek Wiryo mengira istrinya kecapaian atau sakit. Itulah sebabnya kakek bergegas mencarinya ke tempat tidur. Apa yang terjadi? Serasa bagai disambar petir di siang hari. Saat melongokkan wajahnya kedalam kamar, kakek renta yang segera mengetahui keberadaan isterinya, melihat tubuh wanita peot pasangan Karena hidupnya ditindih kakek Sampun yang tidak mengenakan celana luar maupun. Karena takut menghadapi kakek copot. Sampun sendirian, dia memilih secepatnya keluar rumah untuk meminta bantuan Jumin, 34 tahun, keponakannya.
Menyadari aksi kejahatan kelaminnya telah diketahui orang lain, kakek Sampun yang mu dan Saat itu tengah asyik menyalurkan keperkasaan sahwatnya terkejut dan menggigil ketakutan. Terpaksa, dia ngacir dari dapur, kamar tidur sambil memegangi celananya sendiri yang belum sempat dipakai, sehingga siang itu ia berlari telanjang tanpa mengenakan celana.
“Ketika saya balik ke rumah lag? Jumin, dia sudah meninggalkan rumah kami,” kisah kakek Wiryo Pawiro, Selasa siang itu juga, diantar keponakan, pasangan kakek nenek Kakek Wiryo – Mbok Semu melaporkan kasus pemerkosaan ini ke Mapolres Klaten.
Namun demikian, Semua pengakuan nenek Semu dan kesaksian kakek Wiryo ditolak mentah-mentah oleh kakek Sampun. Di hadapan aparat berwajib yang memeriksanya, dia ngotot tidak pernah memperkosa nenek peot tadi. Apa yang dilakukannya adalah atas dasar mau sama mau. “Berani sumpah pocong, Pak, hubungan intim siang itu kami lakukan atas dasar suka sama suka,” tegasnya.
Lebih mengherankan dan membuat geleng-geleng kepala, masih menurut pengakuan kakek Sampun yang hampir seluruh giginya telah ompong, hubungan sebadan tak ada unsur paksaan seperti tadi tidak cuma sekali. Tapi, terhitung sudah kedua kalinya mereka lakukan. Selain saat terakhir kali yang secara kebetulan ketahuan suami nenek Semu, sekitar sebulan sebelumnya kakek Sampun juga mengaku menikmati keintiman hubungan seks bersama isteri teman karibnya ini. Hal ini terjadi saat dirinya disuruh memijit kaki nenek Semu yang terkilir setelah jatuh terpeleset.
Secara kebetulan, siang itu suami nenek Semu bekerja di sawah. Itulah sebabnya, kakek Sampun tak mau kehilangan peluang emas yang sangat sulit ditemukan. Sambil memijit kaki “pasiennya”, dia merapal mantra-mantra keramat tiga ajian pendongkrak Kejantanan kaum pria yang dia miliki. Hasilnya?
Tak cuma mendongkrak kemauan dan kemampuan seksnya, mantra-mantra keramat tadi terbukti juga memiliki kekuatan mistik dahsyat untuk menarik simpati nenek Semu. Itulah sebabnya, “Siang itu saya berhasil mengajak hubungan intim nenek Semu secara suka rela,” kisah kakek Sampun.
Ditanya ajian apa saja yang membuatnya bernafsu dan berkekuatan seks luar biasa hingga berusia senja, setelah menengok kanan-kiri tak menemukan orang lain kecuali penulis yang mewawancarainya di Mapolres Klaten, kakek Sampun baru mau bercerita panjang lebar rahasia di balik keperkasaannya yang memang benar-benar istimewa.
Ajian pendongkrak kejantanan yang dia nilai paling istimewa dan luar biasa adalah Aji Warak Waja (di daerah lain ada juga yang menyebut Ajian Badak Baja). Dengan merapal mantra-mantra keramat Ajian Warak Waja beberapa saat sebelum melakukan hubungan intim, masih menurut kakek Warto, hubungan seks yang dia lakukan juga mampu bertahan lama. Lebih hebat lagi, ajian ini secara gaib juga memberikan kenikmatan luar biasa, baik pria pemiliknya maupun wanita lawan mainnya.
Mungkin, itulah sebabnya wanita yang pernah melakukan hubungan ranjang dengan pria pemilik Ajian Warak Waja, keinginannya untuk berhubungan intim dengan pria pemberi kenikmatan luar biasa tadi setiap saat muncul karena ketagihan.
Sementara itu, dua ajian pendongkrak libido lain yang hingga kini juga masih dimiliki kakek Sampun adalah Aji Jagak Prakosa dan Aji Arya Bhima. Kekuatan mistik Aji Jagak Prakosa sangat bermanfaat untuk memperbesar dan memperpanjang alat kelamin saat hubungan seks. Sedangkan aura gaib Ajian Arya Bhima selain menambah keperkasaan kaum pria juga mencegah ejakulasi dini… Demikian menurut kakek Sampun. Aneh, memang! Wallahu a’lam bissawab. ©️KyaiPamungkas.

KYAI PAMUNGKAS PARANORMAL (JASA SOLUSI PROBLEM HIDUP) Diantaranya: Asmara, Rumah Tangga, Aura, Pemikat, Karir, Bersih Diri, Pagar Diri, dll.
Kami TIDAK MELAYANI hal yg bertentangan dengan hukum di Indonesia. Misalnya: Pesugihan, Bank Gaib, Uang Gaib, Pindah Janin/Aborsi, Judi/Togel, Santet/Mencelakakan Orang, dll. (Bila melayani hal di atas = PALSU!)
NAMA DI KTP: Pamungkas (Boleh minta difoto/videokan KTP. Tidak bisa menunjukkan = PALSU!)
NO. TLP/WA: 0857-4646-8080 & 0812-1314-5001
(Selain 2 nomor di atas = PALSU!)
WEBSITE: paranormal-indonesia.com/
(Selain web di atas = PALSU!)
NAMA DI REKENING/WESTERN UNION: Pamungkas/Niswatin/Debi
(Selain 3 nama di atas = PALSU!)
ALAMAT PRAKTEK: Jl. Raya Condet, Gg Kweni No.31, RT.01/RW.03, Balekambang, Kramat Jati, Jakarta Timur.
(Tidak buka cabang, selain alamat di atas = PALSU!)