Ijazah Keilmuan Uncategorised

Ijazah Kyai Pamungkas: AJIMAT PENCIPTA GAIRAH WANITA

Ijazah Kyai Pamungkas:

AJIMAT PENCIPTA GAIRAH WANITA

Bila keserasian seksual tidak tercapai, bisa menyebabkan rumah tangga yang dibina berantakan. Kalaupun dipertahankan, ibarat gunung es yang keropos, suatu saat akan mudah runtuh dihantam badai. Hal ini bisa terjadi karena cara pandang seksual yang tidak selaras, suami mengalami gangguan seksual, bisa juga dari pihak isteri mengalami frigiditas.

 

Pemecahan masalah rumah tangga seperti ini bisa konsultasi ke lembaga penasehat perkawinan, atau berobat secara medis, selain itu dapat juga menempuh jalan alternatif lewat jasa spiritual.

 

Guna menghindari situasi dan kondisi seperti di atas, sebenarnya nenek moyang kita dahulu sudah menciptakan sarana penangkal untuk kebekuan seksual yang kebanyakan disebabkan oleh isteri yang pasif dan acuh terhadap kebutuhan ranjang suami. Untuk mencairkan kebekuan isteri di ranjang, perlu diupayakan cara alternatif yang satu ini, yaitu gabungan antara “puja mantera” dan kekuatan power benda yang dimanfaatkan auranya. Tehnik kuno ini termaktub dalam kitab Rajah Srono Asli Kejawen.

 

Kali ini kita akan membeberkan rahasia penggunaan jimat tersebut. Ajimat ini disebut Yoni, yang berarti menyatakan bagian tubuh wanita yang sangat sensitif dan tersembunyi. Jadi sudah sangat jelas kalau azimat ini khusus untuk wanita, yang diharapkan setelah memakai benda ini terbuka rahasia kenikmatannya dalam menjalani hubungan seksual, yang akhirnya tertuju pada hal mulia, yakni menumbuhkan kerukunan rumah tangga. Dan bila tercipta lagi buah kasih, menjadi anak yang berakhlak mulia, Lalu bagaimana cara membuatnya?

 

Ajimat dapat ditulis di kulit Menjangeh (rusa). Penulisannya menggunakan tinta minyak Misik dan Minyak Jafaron yang asli dari tanah Arab. Tapi yang paling bagus adalah dibuat dari emas yang dicetak sedemikian rupa, untuk bandul kalung atau cincin.

 

Setelah ajimat jadi, harus ditebus dengan cara laku tirakat, yaitu mutih 3 hari atau 7 hari, bagi yang mampu dapat lakukan mutih selama 21hari, (khusus yang 21 hari pantangannya tidak makan garam). Bisa dilakukan suami atau si istri itu sendiri. Bila si isteri yang melakukan tirakat hendaknya tidak menjalaninya ak saat ia menstruasi.

 

Selain itu, setiap pagi tepatnya saat matahari terbit, senja hari saat matahari terbenam, peganglah azimat tersebut dan selalu baca: “Yaa Mutakabir.”

 

Dengan ini, niscaya kedinginan seksual seorang istri akan segera hancur digempur kekuatan doa dan ajimat ini. Ia akan berubah menjadi penuh gelora nafsu suci yang membara, siap menghangatkan ranjang perkawinan.

 

Sejauh pengalaman kami, banyak kaum isteri yang berhasil mengatasi kedinginan sikapnya di atas ranjang dengan menempuh solusi alternatif yang satu ini. Mereka mengaku berubah sangat bergairah, bahkan para suami mereka yang jadi kewalahan. Bagaimana dengan Anda? Apakah ingin ikut mencoba? Wallahu a’lam bissawab. ©️KyaiPamungkas.

Gray Box Text
Paranormal Terbaik Indonesia

TERLALU LELAH HADAPI MASALAH?


Anda tidak harus kuat sendirian.
Jika semuanya terasa berat, mungkin ini saatnya berhenti sejenak… dan mulai menata arah.
Kami siap mendampingi Anda.

PEGURON SAPUJAGAD 1
(Kyai Pamungkas)
Jl. Raya Condet, Gang Kweni No.31, RT 01/RW 03, Balekambang, Kramat Jati, Jakarta Timur 13530
☎️ 0812-1314-5001

PEGURON SAPUJAGAD 2
(Aby Marnos)
Jl. Raya Gudo No. 50, RT 05/RW 03, Gudo, Jombang, Jawa Timur 61453
☎️ 0857-8008-0098

Related posts

AJI BANDUNG BONDOWOSO – Ijazah Keilmuan Jawa Islami

Kyai Pamungkas

Ngaji Psikologi Bersama Kyai Pamungkas: TERKABULNYA DOA

Kyai Pamungkas

ILMU PAGER – Ijazah Keilmuan Jawa Islami

Kyai Pamungkas
error: Content is protected !!