
ONANI DAN SINDROMA DOWN
PEMBUKA
Rubrik konsultasi problem asmara, rumah tangga, kesehatan fisik, dan mental ini diasuh oleh Kyai Pamungkas dan Aby Marnos dari Peguron Sapujagad. Topik kali ini membahas kekhawatiran remaja pria tentang kebiasaan onani, risiko sindroma Down, serta keluhan buah zakar kiri yang terasa lebih besar dan nyeri.
PERTANYAAN
Saya lelaki 17 tahun. Tiga tahun lalu hampir setiap hari saya onani, tetapi setahun terakhir sangat jarang. Saya punya keluhan buah zakar kiri terasa lebih besar, tidak simetris, dan kadang nyeri seperti ditendang. Saya juga pernah mendengar katanya sering onani saat muda bisa menyebabkan anak sindroma Down. Betulkah? Apakah bentuk testis yang tidak simetris ini karena skoliosis, kebiasaan onani dulu, atau ada masalah lain? Mohon penjelasan dan tips mengurangi nyerinya.
(MR. LOVE, SURABAYA)
JAWABAN
Dari sisi medis, sindroma Down terjadi karena kelebihan kromosom 21 (trisomi 21) akibat gangguan pembelahan sel saat pembentukan sel telur atau sperma, paling sering terkait proses nondisjunction, bukan karena frekuensi onani. Jadi anggapan bahwa sering masturbasi menyebabkan anak lahir dengan sindroma Down adalah mitos dan tidak benar secara ilmiah.

ANALISIS
Testis yang tidak simetris sebenarnya cukup sering dijumpai. Pada banyak pria, testis kiri memang sedikit lebih rendah atau terasa sedikit lebih besar. Namun bila disertai nyeri, rasa berat, atau perubahan ukuran yang jelas, perlu dipikirkan kemungkinan varikokel, hidrokel, kista epididimis, atau infeksi. Keluhan ini tidak berhubungan langsung dengan kebiasaan onani di masa lalu.
SOLUSI
Langkah terbaik adalah memeriksakan diri ke dokter urologi atau andrologi untuk pemeriksaan fisik dan bila perlu USG skrotum. Untuk sementara, gunakan celana dalam yang menopang dengan baik, hindari aktivitas berat berlebihan, dan kompres hangat bila terasa tidak nyaman. Jika nyeri mendadak hebat, bengkak cepat, atau disertai mual, harus segera ke IGD karena bisa menjadi tanda torsio testis.
FAQ
APAKAH ONANI MENYEBABKAN ANAK SINDROMA DOWN?
Tidak. Sindroma Down disebabkan kelainan kromosom 21 saat pembentukan sel reproduksi, bukan akibat masturbasi.
APAKAH TESTIS TIDAK SIMETRIS ITU NORMAL?
Sedikit perbedaan ukuran masih normal, tetapi bila nyeri atau semakin besar perlu diperiksa dokter.
KAPAN HARUS SEGERA KE DOKTER?
Bila nyeri mendadak sangat hebat, testis bengkak cepat, kemerahan, atau disertai mual muntah.
KESIMPULAN
Onani tidak menyebabkan sindroma Down. Keluhan testis kiri yang lebih besar dan nyeri lebih mungkin terkait masalah lokal pada skrotum seperti varikokel atau peradangan. Pemeriksaan langsung ke dokter menjadi langkah paling aman agar penyebabnya jelas dan dapat ditangani sejak dini.
TERLALU LELAH HADAPI MASALAH?
Anda tidak harus kuat sendirian.
Jika semuanya terasa berat, mungkin ini saatnya berhenti sejenak… dan mulai menata arah.
Kami siap mendampingi Anda.
PEGURON SAPUJAGAD 1
(Kyai Pamungkas)
Jl. Raya Condet, Gang Kweni No.31, RT 01/RW 03, Balekambang, Kramat Jati, Jakarta Timur 13530
☎️ 0812-1314-5001
PEGURON SAPUJAGAD 2
(Aby Marnos)
Jl. Raya Gudo No. 50, RT 05/RW 03, Gudo, Jombang, Jawa Timur 61453
☎️ 0857-8008-0098
