Konsultasi Ranjang

Konsultasi: ANDROPAUSE DAN MENJADI SENSITIF

ANDROPAUSE DAN MENJADI SENSITIF

Rubrik konsultasi problem asmara, rumah tangga, kesehatan fisik & mental diasuh oleh Kyai Pamungkas dan Aby Marnos dari Peguron Sapujagad.

PERTANYAAN PEMBACA

Saya pria umur 63 tahun dan sejak 2 tahun ini merasakan banyak keluhan, menjadi sensitif, mudah merasa jengkel kemudian suka marah yang berdampak tekanan darah naik.

Berbagai obat penenang sudah saya gunakan agar tidak mudah marah, memang membantu, tetapi saya takut menjadi ketagihan jika terlalu sering mengonsumsinya. Atas saran dokter, saya sudah periksa laboratorium dan hasilnya kadar hormon testosteron saya rendah, yaitu 208 (normal 280–800), serta prostat ada pembesaran ringan dengan volume 26 mL. Hasil laboratorium lain menunjukkan normal.

Mohon saran untuk bisa mengatasi gangguan yang saya alami dengan hasil laboratorium seperti tersebut di atas.

MULYOHADI, SURABAYA

JAWABAN KONSULTASI

Setiap orang pada suatu saat akan memasuki fase menua, tetapi proses menua tidak harus diasosiasikan dengan ketidakberdayaan. Kadar hormon testosteron yang sangat rendah memang dapat memunculkan banyak ketidaknyamanan, termasuk perubahan suasana hati, mudah sensitif, cepat jengkel, dan lebih mudah marah. Kondisi ini dikenal sebagai andropause.

Pada kondisi Pak Mulyohadi, usia 63 tahun dengan kadar testosteron 208 ng/dL disertai keluhan yang nyata, hal ini merupakan indikasi kuat bahwa gangguan yang dirasakan sangat mungkin berkaitan dengan rendahnya hormon testosteron.

Secara medis, bila kadar testosteron total berada di bawah batas normal dan menimbulkan keluhan yang mengganggu, terapi hormon testosteron dapat dipertimbangkan. Tujuan utamanya adalah memperbaiki kualitas hidup, kestabilan emosi, energi, mood, dan fungsi tubuh secara umum.

Perbaikan kadar testosteron sering kali memberikan hasil yang cukup baik pada aspek psikologis. Perasaan menjadi lebih nyaman, tidak terlalu sensitif, lebih tenang, dan cenderung lebih bahagia merupakan manfaat yang sering dirasakan pasien. Selain itu, fungsi pembuluh darah dan stamina tubuh juga dapat ikut membaik.

Pembesaran prostat ringan dengan volume 26 mL pada kondisi ini umumnya masih dapat dipantau dan bukan kontraindikasi mutlak, selama evaluasi dokter tetap berjalan. Tekanan darah yang kadang meningkat akibat mudah marah juga berpotensi membaik ketika faktor hormonal terkoreksi dengan baik.

Obat untuk koreksi hormon testosteron saat ini tersedia dalam berbagai bentuk, mulai dari obat minum hingga injeksi. Beberapa jenis injeksi bahkan cukup praktis karena sekali suntik dapat bekerja hingga sekitar 3 bulan, tentu dengan pengawasan dokter.

SARAN UNTUK MENJAGA STABILITAS HORMON

Selain terapi hormonal, yang tidak kalah penting adalah menjalankan pola hidup sehat secara fisik, psikis, sosial, dan spiritual. Olahraga teratur, pola makan baik, menjaga berat badan agar tidak berlebih, tidur cukup, serta membangun pikiran yang lebih positif sangat membantu hasil terapi.

Pendekatan menyeluruh seperti ini akan membantu penggunaan terapi hormon memberikan hasil yang lebih optimal, baik untuk suasana hati, tekanan darah, maupun kualitas hidup sehari-hari.

KESIMPULAN

Keluhan sensitif, mudah marah, dan tekanan darah yang ikut naik pada usia 63 tahun dengan testosteron 208 ng/dL sangat sesuai dengan gambaran andropause. Koreksi hormon testosteron yang diawasi dokter, ditambah pola hidup sehat dan pikiran positif, sangat berpotensi memperbaiki mood, kenyamanan hidup, dan fungsi tubuh secara keseluruhan.

Gray Box Text
Paranormal Terbaik Indonesia

TERLALU LELAH HADAPI MASALAH?


Anda tidak harus kuat sendirian.
Jika semuanya terasa berat, mungkin ini saatnya berhenti sejenak… dan mulai menata arah.
Kami siap mendampingi Anda.

PEGURON SAPUJAGAD 1
(Kyai Pamungkas)
Jl. Raya Condet, Gang Kweni No.31, RT 01/RW 03, Balekambang, Kramat Jati, Jakarta Timur 13530
☎️ 0812-1314-5001

PEGURON SAPUJAGAD 2
(Aby Marnos)
Jl. Raya Gudo No. 50, RT 05/RW 03, Gudo, Jombang, Jawa Timur 61453
☎️ 0857-8008-0098

Related posts

Sanur: Kota Penuh Misteri

Kyai Pamungkas

Kecewa Berat karena Pasangan Tidak Perawan: Fakta Medis, Psikologi, dan Solusi Pernikahan

Kyai Pamungkas

Hubungan Seks Terganggu KB Spiral, Ini Penjelasannya

Kyai Pamungkas
error: Content is protected !!