PENGASIHAN AL MUMTHANAH
Dalam khazanah keilmuan spiritual Jawa Islami dikenal berbagai doa yang diyakini mampu melembutkan hati seseorang. Salah satu amalan yang sering disebut dalam naskah pengasihan adalah amalan yang bersumber dari ayat Surah Al Mumtahanah.
Amalan ini dipercaya sebagai ikhtiar batin bagi seseorang yang serius ingin menikahi wanita yang dicintainya. Dengan membaca ayat tersebut secara istiqamah disertai tirakat, diharapkan hati wanita yang dituju menjadi lembut dan terbuka.
HAKIKAT KEILMUAN
Dalam ajaran spiritual Nusantara, ayat-ayat Al-Qur’an dipercaya memiliki kekuatan doa yang mampu menyentuh hati manusia. Ketika dibaca dengan keyakinan serta niat yang tulus, doa diyakini mampu menghadirkan kasih sayang di antara manusia.
Amalan ini dipahami sebagai bentuk ikhtiar batin untuk memohon kepada Allah agar hati seseorang yang dituju menjadi lembut dan menerima kehadiran kita dengan penuh kasih.
AYAT / DOA YANG DIBACA
‘Assallohu ‘ayyaa ja’ala bainakum wa bainal ladziina ‘aadaytum minhum mawaddatan walloohu qodiirun walloohu ghofuurur rohiim
Allohumma layyin lii qolba… (sebutkan nama wanita yang dituju)
Kamaa layyantal hadiida li Daawud wa Sulaimaan ‘alaihimassalaam
TATA CARA PENGAMALAN
1. Lakukan puasa selama 7 hari dimulai pada hari Jumat.
2. Selama puasa dianjurkan tidak memakan makanan yang berasal dari makhluk bernyawa seperti daging, telur, maupun terasi.
3. Setiap malam selama puasa lakukan sholat hajat dua rakaat.
4. Setelah membaca Al-Fatihah pada setiap rakaat, bacalah ayat Surah Al Mumtahanah tersebut sebanyak 7 kali.
5. Setelah selesai sholat, ayat tersebut dibaca kembali sebanyak 77 kali.
6. Setelah membaca ayat 77 kali, bacalah doa pengasihan dengan menyebut nama wanita yang dituju.
MAKNA BATIN & ETIKA KEILMUAN
Amalan ini mengajarkan bahwa cinta dan kasih sayang sejati berasal dari izin Allah. Doa hanyalah sarana untuk memohon agar hati seseorang dilunakkan dan dipertemukan dalam kebaikan.
Para leluhur juga menekankan bahwa amalan ini harus dilakukan dengan niat baik dan kesungguhan. Tujuannya bukan untuk mempermainkan perasaan seseorang, tetapi untuk membangun hubungan yang halal dan penuh tanggung jawab.
PENGIJAZAH KEILMUAN
Pembahasan ini disajikan sebagai edukasi keilmuan Jawa Islami yang diijazahkan secara terbuka oleh Kyai Pamungkas dan Aby Marnos dari Peguron Sapujagad, dengan penekanan pada tujuan baik, bertanggung jawab, dan penambah wawasan publik.
FAQ
APA TUJUAN AMALAN PENGASIHAN INI?
Amalan ini dilakukan sebagai ikhtiar batin untuk memohon kepada Allah agar hati orang yang dicintai menjadi lembut dan menerima niat baik untuk membangun hubungan yang halal.
APAKAH AMALAN INI HARUS DISERTAI PUASA?
Dalam tradisi amalan ini, puasa dilakukan sebagai tirakat untuk memperkuat kesungguhan doa dan menjaga kesucian niat.
APA PESAN TERPENTING DALAM AMALAN INI?
Bahwa cinta yang baik harus disertai niat menikah dan tanggung jawab. Doa hanya sarana memohon kepada Allah agar dipertemukan dengan jodoh yang baik.
KYAI PAMUNGKAS PARANORMAL (JASA SOLUSI PROBLEM HIDUP) Diantaranya: Asmara, Rumah Tangga, Aura, Pemikat, Karir, Bersih Diri, Pagar Diri, dll.
Kami TIDAK MELAYANI hal yg bertentangan dengan hukum di Indonesia. Misalnya: Pesugihan, Bank Gaib, Uang Gaib, Pindah Janin/Aborsi, Judi/Togel, Santet/Mencelakakan Orang, dll. (Bila melayani hal di atas = PALSU!)
NAMA DI KTP: Pamungkas (Boleh minta difoto/videokan KTP. Tidak bisa menunjukkan = PALSU!)
NO. TLP/WA: 0857-4646-8080 & 0812-1314-5001
(Selain 2 nomor di atas = PALSU!)
WEBSITE: paranormal-indonesia.com/
(Selain web di atas = PALSU!)
NAMA DI REKENING/WESTERN UNION: Pamungkas/Niswatin/Debi
(Selain 3 nama di atas = PALSU!)
ALAMAT PRAKTEK: Jl. Raya Condet, Gg Kweni No.31, RT.01/RW.03, Balekambang, Kramat Jati, Jakarta Timur.
(Tidak buka cabang, selain alamat di atas = PALSU!)
