Mantra Cahaya Tubuh dan Suara Merdu
Dalam tradisi keilmuan Jawa Islami, Mantra Cahaya Tubuh dan Suara Merdu dikenal sebagai laku batin untuk memantaskan diri. Tujuannya bukan untuk memaksa orang lain, melainkan membantu seseorang tampil lebih tenang, berwibawa, dan memiliki aura serta tutur kata yang terasa nyaman bagi sekitarnya.
KONTEKS SOSIAL–BUDAYA
Dalam kehidupan sehari-hari, pembahasan tentang cahaya tubuh dan suara merdu sering muncul dalam konteks kepercayaan diri, cara berbicara, dan sikap batin. Secara budaya, keilmuan ini dipahami sebagai usaha menjaga keseimbangan antara batin yang tenang dan perilaku yang baik.
HAKIKAT KEILMUAN
Hakikat keilmuan ini adalah doa dan laku batin agar seseorang lebih sadar diri, tenang dalam berbicara, serta memancarkan sikap yang menyejukkan. Bukan untuk pamer atau mencari pujian, melainkan sebagai sarana memperbaiki diri.
TATA CARA PENGAMALAN
- Setiap pagi setelah bangun tidur, sebelum melakukan aktivitas apa pun, tenangkan diri sejenak.
- Ambil segelas air putih.
- Bacakan mantra sebanyak 3 kali.
- Setiap selesai satu bacaan, hembuskan perlahan ke air.
- Awali dengan membaca Al-Fatihah.
BACAAN MANTRA PERTAMA
Bismillahirrahmanirrahim. Allah huma zakina, Allah kulu zain qadir. Aku nampakkan cahaya Allah di tubuhku, cahaya Muhammad di badanku. Irik mudik burung terbang, mendengar suara aku seperti suara Nabi Daud. Dengan berkat doa, La ilaha illallah Muhammadur Rasulullah.
Untuk memperkuat niat dan ketenangan batin, bacaan ini dapat dibaca sebanyak 7 kali setiap selesai sholat wajib lima waktu.
BACAAN MANTRA KEDUA
Bismillahirrahmanirrahim. Buluh pelalak, buluh perindu, tiga dengan pucuk aru. Hati mendengar hati nan pilu, tunduk kasih dengan berkat doa. La ilaha illallah Muhammadur Rasulullah.
BATASAN DAN ETIKA
Keilmuan ini tidak menggantikan akhlak, usaha nyata, atau komunikasi yang baik. Jika niat tidak jernih atau digunakan untuk tujuan yang keliru, maka manfaatnya bisa tidak dirasakan.
PENGIJAZAH KEILMUAN
Mantra ini disampaikan dalam tradisi keilmuan Jawa Islami oleh Kyai Pamungkas dan Aby Marnos dari Peguron Sapujagad sebagai bagian dari edukasi batin yang menekankan adab, niat, dan tanggung jawab spiritual.
FAQ SEPUTAR MANTRA
- Apakah mantra ini wajib diamalkan? Tidak, artikel ini bersifat edukasi.
- Apakah aman untuk pemula? Aman dibaca dan dipahami dengan niat baik.
- Apakah menjamin hasil tertentu? Tidak, hasil sepenuhnya kehendak Allah.
- Apakah menggantikan usaha nyata? Tidak, usaha nyata tetap utama.
- Apakah boleh diamalkan semua orang? Dianjurkan dengan niat jernih dan adab.
- Apakah ini bagian budaya Jawa Islami? Ya, dalam konteks tradisi dan edukasi.
- Apakah harus dibimbing guru? Lebih baik dipahami secara bertanggung jawab.
PENUTUP REFLEKTIF
Cahaya sejati tidak hanya terlihat dari rupa, tetapi dari ketenangan batin dan sikap hidup. Mantra ini hanyalah wasilah, sedangkan hasil akhirnya sepenuhnya berada dalam kehendak Allah.
KYAI PAMUNGKAS PARANORMAL (JASA SOLUSI PROBLEM HIDUP) Diantaranya: Asmara, Rumah Tangga, Aura, Pemikat, Karir, Bersih Diri, Pagar Diri, dll.
Kami TIDAK MELAYANI hal yg bertentangan dengan hukum di Indonesia. Misalnya: Pesugihan, Bank Gaib, Uang Gaib, Pindah Janin/Aborsi, Judi/Togel, Santet/Mencelakakan Orang, dll. (Bila melayani hal di atas = PALSU!)
NAMA DI KTP: Pamungkas (Boleh minta difoto/videokan KTP. Tidak bisa menunjukkan = PALSU!)
NO. TLP/WA: 0857-4646-8080 & 0812-1314-5001
(Selain 2 nomor di atas = PALSU!)
WEBSITE: paranormal-indonesia.com/
(Selain web di atas = PALSU!)
NAMA DI REKENING/WESTERN UNION: Pamungkas/Niswatin/Debi
(Selain 3 nama di atas = PALSU!)
ALAMAT PRAKTEK: Jl. Raya Condet, Gg Kweni No.31, RT.01/RW.03, Balekambang, Kramat Jati, Jakarta Timur.
(Tidak buka cabang, selain alamat di atas = PALSU!)
